Saat Anda membuka dokumen perjanjian via laptop atau smartphone, Anda mungkin akan menemukan informasi tambahan mengenai sertifikat elektronik. Banyak orang sering mengabaikan elemen esensial ini saat mereka memproses kontrak digital lintas perusahaan.
Padahal, sertifikat ini menjadi penentu mutlak yang membedakan antara persetujuan yang sah dan sekadar tempelan biasa. Peretas siber bisa memalsukan gambar dengan mudah, tetapi mereka akan sulit memalsukan sertifikat tersebut. Lantas, apa sebenarnya fungsi sertifikat elektronik dan bagaimana cara Anda membacanya secara tepat agar terhindar dari ancaman siber?
Apa Itu Sertifikat Elektronik?
Sertifikat elektronik merupakan dokumen digital yang membuktikan keaslian identitas pengguna, perangkat, atau sistem saat Anda menjalankan sebuah transaksi elektronik. Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) resmi menerbitkan sertifikat ini setelah memverifikasi identitas Anda melalui proses validasi data dan pencocokan rekaman biometrik yang ketat.
Sistem ini memanfaatkan teknologi kriptografi asimetris atau public key infrastructure sebagai fondasi pengamanan utama yang mengikat identitas Anda secara unik pada dokumen. Fitur keamanan mutakhir ini secara otomatis menjamin keutuhan dan integritas dokumen dengan mendeteksi segala macam perubahan informasi pasca-penandatanganan.
Dengan dukungan sistem ini, dokumen yang mengusung sertifikat dari PSrE otomatis memiliki dasar hukum yang kuat dan sah untuk Anda gunakan sebagai alat bukti di pengadilan sesuai amanat Undang-Undang ITE. Transformasi ini juga mempercepat operasional bisnis Anda karena Anda tidak perlu lagi repot bertatap muka untuk memvalidasi kesepakatan tertulis.
Cara Membaca Sertifikat Elektronik dalam Dokumen
Anda bisa menggunakan aplikasi pembaca dokumen berformat PDF untuk membaca dan memverifikasi rincian sertifikat elektronik. Perangkat lunak standar akan menyajikan panel informasi khusus yang memuat detail identitas penanda tangan, sekaligus mengonfirmasi status keutuhan file tersebut.
1. Periksa informasi yang tertera
Panel sertifikat wajib memuat detail krusial yang mencakup identitas pihak penyetuju, time stamp, batas masa berlaku, nama PSrE penerbit, dan nomor seri kriptografi yang unik.
- Saat Anda mengklik ikon lencana tanda tangan pada aplikasi pembaca PDF, Anda harus memastikan nama penanda tangan benar-benar sesuai dengan identitas individu yang berwenang.
- Anda juga wajib meneliti stempel waktu yang merekam jam dan detik pasti saat kolega Anda memberikan persetujuan tersebut.
- Anda perlu memastikan batas kedaluwarsa sertifikat masih berlaku saat rekan bisnis Anda menempelkan tanda tangan mereka pada file tersebut.
2. Cek keaslian sertifikat
Anda dapat memvalidasi keaslian sertifikat dengan memanfaatkan fitur verifikasi dokumen dari penyedia layanan TTE atau aplikasi PDF. Aplikasi penampil PDF secara otomatis menelusuri jejak kriptografi asimetris yang melekat pada dokumen Anda. Selanjutnya, sistem perangkat lunak memadukan kunci publik (public key) dari PSrE penerbit dengan kunci privat (private key) eksklusif milik penanda tangan. Saat sistem pembaca selesai menyusun ulang dan memproses kunci tersebut, layar akan menampilkan tanda centang hijau atau keterangan yang memastikan bahwa dokumen Anda 100% asli dan utuh.
Tanda Dokumen dengan Sertifikat Tidak Sah
Dokumen bersertifikat tidak sah biasanya memunculkan peringatan visual berupa tanda silang merah atau status “identitas tak terverifikasi” pada aplikasi PDF Anda. Segera hentikan transaksi jika Anda menemukan tanda mencurigakan ini.
Sistem PDF akan otomatis membatalkan validitas tanda tangan elektronik apabila ada pihak yang mengubah sedikit pun isi dokumen setelah proses penandatanganan. Anda juga patut waspada jika sistem gagal mengenali identitas PSrE penerbitnya. Terakhir, hindari kebiasaan menempelkan pindaian tanda tangan fisik. Praktik ini tidak sah, tidak memiliki sertifikat elektronik, dan sangat lemah secara hukum karena pihak lawan dapat dengan mudah menyangkalnya di pengadilan.
Bebas Khawatir dengan Sertifikat Elektronik Privy
Privy menyuguhkan ketenangan pikiran yang mutlak karena setiap lembar dokumen yang Anda tangani pasti memiliki sertifikat elektronik dengan standar keamanan tertinggi. Anda tidak akan pernah lagi merasa ragu saat memeriksa keabsahan tanda tangan persetujuan.
Sebagai PSrE resmi, Privy menerbitkan identitas digital resmi yang mendapat pengakuan penuh dari pemerintah secara nasional. Anda tidak perlu mempertanyakan kekuatan hukum dokumen Anda karena Privy memproteksi seluruh rekam data pengguna dengan enkripsi tingkat tinggi yang memblokir serangan peretas. Fitur pengecekan transparansi otomatis dari Privy juga membantu Anda meninjau dan membaca detail sertifikat secara instan.
Memahami cara membaca sertifikat elektronik secara presisi akan menyelamatkan Anda dan perusahaan dari jebakan penipuan finansial serta sengketa hukum di masa depan. Jadi, Anda wajib selalu memastikan setiap persetujuan bisnis dalam bentuk digital memiliki sertifikasi resmi dari otoritas tepercaya negara.
Jangan biarkan perusahaan Anda menderita kerugian finansial hanya karena Anda lalai memvalidasi dokumen digital. Temukan paket layanan Privy yang paling mendukung pertumbuhan operasional perusahaan Anda melalui tautan berikut dan mulailah merajut transaksi dengan perlindungan hukum optimal hari ini!
