Cara Mudah Verifikasi Keabsahan Tanda Tangan Elektronik

(Image by Magnific)

Tanda tangan elektronik kini menjadi bagian tak terpisahkan dari cara bertransaksi, mulai dari kontrak kerja sama, surat penawaran, hingga perjanjian bisnis yang berpindah tangan lewat email dan pesan instan setiap hari. Sayangnya, tampilan visual berupa stempel atau goresan tanda tangan di layar tidak pernah menjamin bahwa dokumen itu asli.

Berdasarkan data Indonesia Anti Scam Center (IASC) yang dikutip dalam artikel Privy, jumlah laporan penipuan digital di Indonesia mencapai 432.637 kasus hingga Januari 2026, meningkat dari 418.462 laporan pada Desember 2025, atau rata-rata sekitar 1.000 laporan setiap harinya.

Salah satu modus yang semakin marak adalah penipuan melalui dokumen digital, mulai dari invoice palsu, purchase order fiktif, hingga kontrak kerja bodong yang dikirim melalui email atau pesan instan. Inilah pentingnya verifikasi keabsahan tanda tangan elektronik agar Anda terhindar dari penipuan.

Cara Verifikasi Tanda Tangan Elektronik

Verifikasi tanda tangan elektronik merupakan langkah wajib sebelum Anda menyetujui, menandatangani, atau bahkan mentransfer dana berdasarkan dokumen tersebut. Verifikasi memastikan bahwa dokumen benar-benar ditandatangani oleh pihak yang berwenang, menggunakan sertifikat elektronik resmi, dan belum mengalami perubahan sejak ditandatangani.

Kabar baiknya, proses tersebut kini sangat mudah dilakukan secara online, tanpa perlu keahlian teknik khusus, dan hasilnya bisa diketahui hanya dalam hitungan detik.

  • Privy

Privy adalah Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) tersertifikasi yang menyediakan fitur verifikasi dokumen secara gratis dan real-time. Fitur ini bisa diakses melalui website maupun aplikasi mobile Privy. Dengan begitu, siapa pun bisa mengecek keaslian dokumen kapan saja tanpa perlu instalasi software tambahan.

Berikut adalah sejujmlah fitur dan kelebihan verifikasi dokumen di Privy:

  • Hasil instan

Sistem Privy akan langsung menampilkan keterangan apakah dokumen ditandatangani secara digital menggunakan sertifikat elektronik resmi atau tidak. Privy dapat melakukan verifikasi dokumen digital dengan tanda tangan elektronik yang dikeluarkan oleh PSrE terdaftar di Indonesia.

  • Status “Significant Intact”

Apabila dokumen lolos uji verifikasi, situs akan menampilkan keterangan “significant intact” sebagai tanda bahwa isi dokumen belum berubah sejak ditandatangani. Fitur tersebut dapat membantu memastikan dokumen masih asli dan tidak dimanipulasi.

  • Notifikasi dokumen mencurigakan

Jika dokumen ternyata tidak memiliki tanda tangan digital bersertifikat, sistem akan menampilkan notifikasi “no digital signature found in this document”, meskipun secara visual dokumen tampak memiliki tanda tangan atau stempel. 

  • Fitur “Open With”

Dokumen PDF yang diterima lewat pesan instan seperti WhatsApp atau email bisa langsung dibuka dan diverifikasi lewat aplikasi Privy tanpa perlu membuka laptop terlebih dahulu. Anda hanya perlu memilih fitur “Open With” saat membuka dokumen dan memilih aplikasi Privy.

  • Privasi terjaga

Dokumen yang Anda unggah ke website maupun aplikasi Privy untuk verifikasi keabsahan tanda tangan elektronik tidak disimpan oleh sistem Privy, yang artinya keamanan dan kerahasiaan isi dokumen terjaga. Dengan begitu, Anda bisa menggunakan Privy untuk mengecek dokumen perjanjian bisnis, kontrak kerja, hingga invoice.

  • Skala kepercayaan luas

Privy telah digunakan oleh puluhan juta individu dan ratusan ribu perusahaan di Indonesia sebagai penyedia layanan digital trust. Selain itu, sudah ada ratusan juta dokumen yang ditandatangani melalui ekosistem Privy. Anda bisa menggunakan Privy untuk mendeteksi berbagai jenis dokumen, mulai dari surat penawaran kerja hingga kontrak kerja sama vendor.

Cara verifikasi tanda tangan elektronik lewat Privy:

  1. Kunjungi halaman verifikasi dokumen Privy.
  2. Unggah dokumen PDF yang ingin diperiksa.
  3. Tunggu beberapa detik hingga sistem selesai memindai dokumen.
  4. Sistem akan menampilkan hasil berupa keterangan keabsahan tanda tangan, termasuk identitas penandatangan dan status keutuhan dokumen.
  5. Jika Anda menerima dokumen lewat WhatsApp atau email di perangkat mobile, gunakan fitur “Open With” lalu pilih aplikasi Privy untuk verifikasi langsung tanpa perlu membuat website.

Cara verifikasi keabsahan tanda tangan elektronik ini cocok untuk siapa saja yang sering menerima dokumen penting seperti kontrak kerja, surat perjanjian, atau invoice, dan ingin memastikan keasliannya sebelum mengambil keputusan.

  • TTE Komdigi

Selain Privy, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga menyediakan situs resmi untuk memverifikasi tanda tangan elektronik tersertifikasi yang diterbitkan oleh PSrE mana pun, asalkan sudah terdaftar di Indonesia, bukan hanya dari satu penyedia tertentu.

Berikut adalah berbagai fitur dan kelebihan verifikasi dokumen di TTE Komdigi:

  • Bersifat lintas PSrE

Sistem di Komdigi dapat memverifikasi dokumen yang ditandatangani oleh berbagai PSrE terdaftar, dan tidak terbatas pada satu penyedia saja. Fitur ini sama seperti yang dimiliki Privy.

  • Basis regulasi resmi

Fitur verifikasi tanda tangan digital dikelola langsung oleh Komdigi selaku otoritas yang mengawasi penyelenggaraan sertifikat elektronik di Indonesia.

  • Gratis dan terbuka untuk publik

Siapa pun bisa mengakses layanan verifikasi tanda tangan elektronik pada dokumen digital yang tersedia di website Komdigi, tanpa biaya maupun akun khusus.

Berikut cara verifikasi tanda tangan elektronik lewat TTE Komdigi:

  1. Buka situs resmi TTE Komdigi.
  2. Pilih menu verifikasi dokumen atau verifikasi PDF yang tersedia di situs tersebut.
  3. Unggah dokumen PDF yang ingin Anda periksa keabsahannya.
  4. Sistem akan menampilkan status validitas tanda tangan elektronik beserta informasi penerbit sertifikat.
  5. Periksa apakah status dokumen menunjukkan keterangan valid atau justru menunjukkan perubahan setelah penandatanganan.

Apa Saja yang Diperiksa dari Keabsahan Tanda Tangan Elektronik?

Saat sebuah dokumen diverifikasi, sistem tidak hanya mengecek “ada atau tidaknya” tanda tangan secara visual, melainkan juga menelusuri beberapa lapis informasi teknis di baliknya. Berikut adalah empat aspek utama yang diperiksa.

  • Identitas penandatangan

Sistem verifikasi akan mencocokkan data penandatangan yang tertera pada sertifikat elektronik dengan tanda tangan yang melekat pada dokumen. Tujuannya adalah memastikan tanda tangan benar berasal dari orang atau pihak berwenang yang tercantum dalam sertifikat elektronik, bukan hasil rekayasa atau penyalahgunaan identitas.

Langkah ini penting agar pihak yang menerima dokumen yakin bahwa yang menandatangani benar-benar pihak yang berwenang, bukan pihak lain yang mengatasnamakan.

  • Otoritas penerbit (PSrE)

Setiap tanda tangan elektronik tersertifikasi berasal dari sertifikat yang diterbitkan oleh PSrE resmi dan terdaftar secara hukum di Indonesia. Sistem verifikasi akan menelusuri apakah penerbit sertifikat tersebut memang terdaftar dan diawasi oleh Komdigi, sehingga keabsahannya bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

  • Waktu penandatangan (timestamping)

Informasi waktu penandatanganan (timestamp) yang tertanam dalam sertifikat elektronik menjadi bukti kapan persetujuan itu terjadi. Data ini berguna untuk kebutuhan pembuktian hukum, misalnya untuk menentukan dokumen mana yang lebih dulu ditandatangani dalam sebuah rangkaian transaksi.

  • Status dokumen

Status dokumen menentukan apakah dokumen masih utuh (valid) sejak ditandatangani atau sudah mengalami perubahan (modified/invalid) setelahnya. Ini adalah bagian paling krusial dari proses verifikasi.

Sistem akan memeriksa apakah isi dokumen masih persis sama seperti saat pertama kali ditandatangani. Jika ada satu karakter pun yang berubah menjadi “modified” atau “invalid”, dan ini menjadi sinyal bahwa dokumen tersebut patut dicurigai.

Jangan Tunggu Sampai Tertipu, Verifikasi Dulu Sebelum Percaya

Di tengah maraknya modus penipuan berbasis dokumen digital, kebiasaan sederhana untuk memverifikasi tanda tangan elektronik dapat menyelamatkan Anda dari kerugian yang jauh lebih besar, baik secara finansial maupun hukum.

Apabila Anda adalah seorang pekerja yang menerima surat penawaran kerja, pelaku UMKM yang menerima pesanan katering, atau perusahaan yang menandatangani perjanjian kerja sama, langkah verifikasi ini hanya butuh beberapa detik, namun memberi rasa aman yang jauh lebih besar.

Yuk, biasakan dulu untuk mengecek keabsahan dokumen digital dan tanda tangan elektronik di dalamnya. Verifikasi keaslian dokumen digital Anda sekarang juga secara gratis dan instan melalui halaman Verifikasi Dokumen Privy.

Tinggalkan Balasan